Sejarah Saddam
Sejak 1991 negeri 1001 malam menderita. Secara kasat mata kita tahu bahwa Iraq menderita karena keserakahan Saddam Hussein. Tapi kalau kita mau sedikit berpikir keras menelaahnya, permasalahan Iraq tidak sesederhana itu.

Amerika Serikat memiliki kepentingan yang sangat luar biasa di Timur Tengah. Perkara sebenarnya sederhana saja, minyak bumi. Kandungan kekayaan alam itulah yang membuat kawasan antara benua Afrika dan Asia itu menjadi sangat penting bagi Amerika Serikat.

Sudah semenjak selesainya Perang Dunia ke-2 Amerika Serikat mulai memainkan peranannya di kawasan Timur Tengah. Politik luar negeri yang dijalankan Amerika Serikat adalah Politik Aktif-Menghegemoni. Suatu politik yang berpendapat bahwa untuk menjaga kepentingan nasional AS, DEPLU dan segala perangkat intelejen mesti menguasai birokrat-birokrat pemerintah negara luar. Operasi-operasi penghegemonian birokrat pemerintahan negara luar AS menggunakan berbagai cara.

Untuk kasus Indonesia, AS menggerakan segenap jaringan intelejennya untuk mengkondisikan suatu kudeta. Saat Soekarno cenderung memilih Uni Soviet sebagai kawan, saat itulah Soekarno mesti turun dari jabatannya. Sedang untuk kasus Iraq, saat AS membutuhkan stabilisator (centeng) di Timur Tengah, AS memanjakan Saddam Hussein. Pada waktu terjadinya Revolusi di Iran, AS kelabakan. Pemerintahan Iran yang sebelumnya tunduk di bawah pengaruhnya, hilang oleh Revolusi dibawah pimpinan Khomeini. Walaupun Saddam adalah seorang penganut sosialisme --isme yang bertentangan dengan isme-nya AS-- AS terpaksa harus memanjakannya. Pasca Revolusi Iran, AS habis-habisan mendukung pemerintahan Iraq agar birokrat-birokratnya mau mendengar apa maunya Uncle Sam.

Saat Iraq mulai kuat dan menunjukkan taringnya dengan menginvasi Kuwait, AS marah. Sang centeng yang dari tahun 80-an dibesarkan kini malah menjadi biang keonaran bagi tuannya. Mau tidak mau, negeri 1001 malam harus dihajar. Perang teluk jilid I pun dimulai. Ribuan bahkan mungkin jutaan kilogram bom dilemparkan ke Iraq, ekonomi Iraq diembargo, militernya dilumpuhkan. Taktik mengurung Uni Soviet yang berhasil meruntuhkannya pasca tahun 1991 diterapkan di Iraq. Iraq benar-benar dikurung berbagai sisi kehidupannya. Saksinya adalah ratusan ribu bahkan mungkin jutaan bayi Iraq yang kekurangan makanan, susu dan obat-obatan. Tidak sedikit yang menemui malaikat Izro’il sebelum sempat lama di dunia. Tidak sedikit pula yang kemudian menderita kecacatan yang akan ditanggungnya seumur hidup.

Kemunculan Euro
Sampai kemudian dunia memasuki babak baru. Kemunculan mata uang euro membawa dampak perubahan bagi peta politik dunia. Sebelumnya dollar AS adalah mata uang terkuat di dunia, tapi semenjak kemunculan euro dominasi dollar mulai surut. Euro kemudian dikhawatirkan akan menggantikan posisi dollar sebagai mata uang perdagangan antar negara. Oleh karena itu setiap orang di pemerintahan AS sangat ketakutan sekali. Bila posisi dollar digantikan euro, sudah dapat dipastikan AS akan mengalami krisis moneter yang akan mengantarkannya menuju krisis ekonomi yang sangat parah. Bila negara-negara di dunia menggunakan euro sebagai mata uang perdagangan internasional, otomatis jumlah dollar di pasaran akan membludak. Bila supply dollar lebih banyak dibanding demand-nya, otomatis nilainya dihadapan mata uang lain akan mengalami penurunan. Krisis moneter yang sama seperti yang dialami oleh rupiah pada penghujung tahun 1997.

Pada masa kemunculan euro inilah Saddam Husein memainkan manuver terakhirnya dalam melawan AS. Simpanan cadangan devisa Iraq yang berupa dollar AS ditukar dengan euro. Dari penukaran mata uang ini, Iraq menangguk untung ratusan juta dollar saat nilai euro naik. Kemudian Iraq mengumumkan hanya menerima mata uang euro bila ada negara yang hendak membeli minyak bumi pada negaranya. Langkah-langkah Iraq inilah yang memukul telak posisi AS di dunia internasional.

Langkah-langkah yang diambil Iraq berdampak pada:
  1. Timbulnya dorongan pada negara-negara penghasil minyak bumi untuk mengikuti langkah Iraq demi keuntungan masing-masing negara. Terutama pada negara penghasil minyak yang berseberangan dengan AS, seperti Iran dan Venezuela.
  2. Kepanikan luar biasa pada para pemegang kekuasaan di AS. Mereka sangat mengkhawatirkan dollar akan mulai ditinggalkan oleh negara-negara lain, yang berdampak pada hancurnya nilai mata uang dollar AS.
Akhirnya dengan sangat terpaksa George Walker Bush mengambil langkah penyelamatan dengan jalan menjalankan skenario penghancuran kekuasaan Saddam Husein. Walau langkah tersebut sangat-sangat merugikan AS, baik dari sisi ekonomi maupun dari sisi citra politik AS di mata dunia internasional, George Walker Bush terpaksa menjalankan rencana penginvasian Iraq. Buntung kaki lebih baik daripada mati, mungkin itulah yang ada di benak Bush. Akhirnya Iraq pun diserang bukan hanya dikurung seperti Uni Soviet.

Mantan menteri luar negeri AS, Henry Kissinger, menyalahkan langkah Bush. Langkah menyerang Iraq di rumahnya sendiri hanya akan membawa kehancuran bagi AS. Mungkin bagi Kissinger trauma atas kekalahan di perang Vietnam masih begitu berbekas. Sekali AS masuk menyerang Iraq, maka AS terpaksa harus menang atau hancur sama sekali. Untuk itu berarti AS harus mengeluarkan banyak biaya ekonomi maupun biaya sosial. Suatu jalan tanpa kemungkinan berbalik arah (a way with no returning point), pilihannya menang atau binasa.

Bila AS menang di Iraq, maka diharapkan negara-negara lain akan berpikir seribu kali untuk mengikuti Iraq berkiblat pada euro.

Roda pun berputar. Pemerintahan Iraq yang dipimpin Saddam Husein hancur berantakan. Tapi sayang, kehancuran pemerintahan Saddam ternyata bukan akhir cerita yang manis bagi AS. Karena ternyata, perlawanan rakyat Iraq menguat justru setelah hancurnya pemerintahan Saddam. AS tidak pernah bisa tertidur nyenyak sampai sekarang. Pemerintahan boneka yang dibentuknya di Iraq sampai sekarang belum bisa mengamankan keadaan di Iraq. Setiap hari masih saja puluhan prajurit AS harus berkubang darah di negeri antara dua sungai tersebut. Upaya AS menakut-nakuti negara-negara yang ingin beralih ke euro, justru sebaliknya malah membuat AS nampak lemah di mata dunia internasional. Selain itu, biaya perang Iraq telah berhasil sedikit mendekatkan rumah tangga perekonomian AS kepada kebangkrutan.

Proklamasi Negara Islam Iraq
Perjuangan rakyat Iraq melawan penjajahan AS dan pemerintahan boneka bentukan AS, mengalami proses pendewasaan yang luar biasa. Rakyat Iraq yang bisa dikatakan sepenuhnya adalah kaum muslimin, membentuk organisasi-organisasi perjuangan dengan mendasarkan perjuangannya pada nilai-nilai Islam. Nilai Jihad menjadi faktor pendorong yang luar biasa di Iraq. Lebih dari tiga bentukan organisasi jihad bersama-sama berjuang mengusir penjajah keluar dari negeri yang kaya minyak bumi itu. Setelah berjuang kurang lebih selama tiga tahun, organisasi-organisasi jihad tersebut akhirnya menggabungkan diri dalam satu kepemimpinan dalam format Daulatul ‘Iroq al Islamiyah, yang diproklamasikan pada tanggal 23 Romadlon 1427 H/15 Oktober 2006 M. Abu Umar al Baghdadi menjadi amir pertamanya.

Para mujahidin di Iraq sepertinya telah belajar dari kasus Afghanistan. Mereka tidak ingin terjebak dalam perang saudara pasca keberhasilan mengusir penjajah dari luar. Alhamdulillah, Alloh berkenan memberikan nikmat persatuan bagi kaum muslimin di Iraq. Semoga Alloh juga menyegerakan izinNya bagi perjuangan kaum muslimin di negara-negara lain, agar segera kaum muslimin bisa membangun imaroh khos di negaranya masing-masing. Agar segera Daulah-daulah Islam di berbagai negara itu bisa berkonferensi untuk membentuk kembali Kehilafahan Islam dan membebaskan dunia dari cengkeraman Zionis Yahudi dan antek-anteknya. Amien, ya Robbal alamien.


[empiris]
Axact

Empiris

Episentrum Pengkajian Islam dan Riset Sosial mengorientasikan diri untuk menjadi katalisator terwujudnya Mulkiyah Allah di muka bumi, dan bersama-sama menggalang kekuatan kolektif dari potensi-potensi yang telah sejak lama berada dipangkuan Ummat Islam... Billahi Hayaatuna Wallahu Fii Hayatil Mustadz'afin... Hidup Kita Bersama Allah, dan Allah Berada Dalam Kehidupan Kaum Tertindas... Inna fatahna laka fathan mubina...

Post A Comment:

0 comments:

Bro, ekspresikan ruhul jihad mu !!!